Minggu, 03 April 2011

PEMERINTAH LIBYA MENOLAK PEMBRONTAK UNTUK GENCATAN SENJATA


Tripoli - Kelompok oposisi Libya menyatakan siap untuk gencatan senjata asalkan pasukan pro-Muammar Khadafi menghentikan serangan dan mundur dari dari kota-kota yang dikuasai pemberontak. Namun tawaran itu disambut sinis oleh pemerintah Libya.

Juru bicara pemerintah Libya, Moussa Ibrahim menyebutkan bahwa syarat yang diterapkan pemberontak adalah gila.

"Para pemberontak tak pernah menawarkan perdamaian. Mereka tidak menawarkan perdamaian. Mereka cuma membuat tuntutan-tuntutan mustahil," ujar Ibrahim seperti diberitakan BBC, Sabtu (2/4/2011).

"Jika ini bukan gila, saya tidak tahu apa ini," imbuhnya. "Kami tak akan meninggalkan kota-kota kami. Kamilah pemerintah, bukan mereka," tandasnya.

Sebelumnya Ibrahim menyebut bahwa serangan-serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dkk atas Libya merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Sebab serangan tersebut terus menewaskan warga sipil.

0 komentar:

Posting Komentar