RIYADH, KOMPAS.com – Juni lalu Raja Abdullah dari Arab Saudi memberikan lampu hijau untuk menjalankan proyek KSU untuk membikin mobil pertama yang dibuat di negara Arab, yaitu KSU Gazal-1. Kini upaya tersebut semakin nyata, yaitu keputusan Pemerintah Arab Saudi membangun pabriknya dengan investasi awal 500 juta dollar AS (Rp4,5 triliun). Proyek pendirian pabrik akan dimulai tahun depan. Menurut autonews.com, diharapkan SUV ini sudah siap diproduksi dan dipasarkan dalam dua tahun mendatang. Dijelaskan pula, pabrik akan dibangun oleh salah satu perusahaan otomotif asal Korea Selatan tanpa menyebutkan namanya. Hanya dijelaskan, pimpinan Universitas Raja Saud, Abdullah al-Othman, baru saja menandatangani kesepakatan kerjasama dengan salah satu perusahaan mobil asal Korea Selatan.
Diinformasikan pula, investasi untuk mendirikan pabrik dilakukan secara patungan, yaitu 15 persen dari lembaga investasi universitas Wadi al Riyadh Technology dan 30 persen perusahaan Korsel. Sisanya ditawarkan ke pada investor swasta. Othman mengatakan, selain membidik pasar domestik, kendaraan tersebut nantinya diekspor ke negara-negara di Afrika Utara
Informasi lain, mobil yang diperkenalkan pertama kali ke publik di Pameran Mobil Jenewa awal Maret lalu ini, dirancang oleh pelajar Universitas Arab Saud yang mendapatkan bantuan dari studio desain Italia.
Mirip FJ Cruiser Begitu melihat penampilan prototipe pertama dari mobil yang akan dibikin Arab Saudi tersebut, pengamat menilai bntuk atapnya mirip dengan Toyota FJ Curiser. Kendati demikian, ternyata sasis dan mesin akan dipasok oleh Mercedes-Benz. Sasis dan mesin sama dengan yang digunakan G-Class dengan eksteiror berbeda. malah untuk interior, total baru.
Menurut autoblog.com Mercedes-Benz telah meyetujui menjadi pemasok sasis dan mesin (bensin V8) yang digunakan G-Class untuk Gazal-1. Pembuat mobil ini, KSU akan pasar mobil ini karena permintaan tahunan kendaraan jenis ini di Arab mencapai 20.000 unit.
Selanjutnya, SUV ini nantinya disesuaikan dengan iklim dan permintaan konsumen Arab Saudi, yaitu mobil dengan kemampuan off-road yang namun cukup mewah. Pasalnya, sebagian besar SUV yang laku keras di negara tersebut adalah kelas Toyota Fortuner.
Saat ini beberapa mobil yang dirakit di Indonesiajuga diekspor ke Arab Saudi, yaitu Suzuki APV dan Daihatsu Gran Max .
Minggu, 26 Desember 2010
Seseorang Jatuh dari Lantai 15 Apartemen Hampton Park Cilandak
Jakarta - Seseorang terjatuh dari lantai 15 Apartemen Hampton Park, Cilandak, Jakarta Selatan. Peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.
Betul memang ada yang terjatuh dari apartemen itu," kata Kapolsek Cilandak Kompol Azhar Nugroho kepada detikcom, Senin (27/12/2010).
Azhar menjelaskan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas telah berada di lokasi kejadian untuk menyelidiki peristiwa itu.
Kita sudah kirimkan petugas ke sana," katanya.
Mengenai identitas korban yang terjatuh itu, Azhar mengaku belum mengetahui secara detail. "Kita masih melakukan penyelidikan," katanya.
VIVAnews - Polsek Cilandak menemukan kejanggalan atas peristiwa tewasnya seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Ciputat, Gendra Aldyasa, 18 tahun di Apartemen Hamtons Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin 27 Desember 2010.
"Ada kecurigaan dan kejanggalan, sebab korban ditemukan tewas dengan kondisi tanpa busana," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cilandak, Inspektur Satu Alam Nur saat dihubungi VIVAnews.com.
Untuk mengetahui penyebab pastinya, kata Alam, polisi memeriksa keempat teman korban, Kenji, Giri, David, dan Tomoty Abraham. "Kami belum bisa memastikan apakah korban dibunuh atau bunuh diri," imbuh dia.
Nantinya, tambah Kanit, dari keterangan teman korban, polisi baru bisa mengetahui kegiatan apa yang mereka lakukan sebelum tewasnya korban. "Hingga kini belum ditemukan indikasi dari korban dan kawannya menggunakan narkoba atau minuman keras," tegasnya.
Ibu korban menangis histeris lantaran tak kuat melihat jasad putra sulungnya tewas mengenaskan di Kamar Jenazah Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Keluarga korban tinggal di Jalan Dharmawangsa 8 No 17 Rt5/3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan menolak berkomentar.
Gendra Aldyasa ditemukan tewas di atap lantai dua Apatemen Hamtons Park, pukul 04.30, Senin 27 Desember 2010. Korban tewas setelah terjatuh dari lantai 15 tower B. Bagian kepala korban pecah, dan tubuhnya ditemukan tanpa busana.
Menurut polisi, sebelum ditemukan tewas, korban berkunjung ke apartemen milik temannya, bersama keempat teman lainnya yang kesemuanya adalah laki-laki.
Berdasarkan keterangan salah satu teman korban, Gendra sempat mencoba bunuh diri pada pukul 03.00 Wi, Senin 27 Desember 2010 dini hari. Upaya itu berhasil digagalkan rekan-rekannya. Korban melompat dari jendela apartemen, saat keempat kawannya tertidur pulas.
Betul memang ada yang terjatuh dari apartemen itu," kata Kapolsek Cilandak Kompol Azhar Nugroho kepada detikcom, Senin (27/12/2010).
Azhar menjelaskan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas telah berada di lokasi kejadian untuk menyelidiki peristiwa itu.
Kita sudah kirimkan petugas ke sana," katanya.
Mengenai identitas korban yang terjatuh itu, Azhar mengaku belum mengetahui secara detail. "Kita masih melakukan penyelidikan," katanya.
Metro
Korban Terjun dari Apartemen Ditemukan Bugil
Korban diketahui berstatus mahasiwa Fakultas Kedokteran UIN Ciputat.
Senin, 27 Desember 2010, 16:47 WIB
Maryadie, Sandy Adam Mahaputra Korban tewas saat akan dievakuasi (VIVAnews/Tri Saputro)
"Ada kecurigaan dan kejanggalan, sebab korban ditemukan tewas dengan kondisi tanpa busana," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cilandak, Inspektur Satu Alam Nur saat dihubungi VIVAnews.com.
Untuk mengetahui penyebab pastinya, kata Alam, polisi memeriksa keempat teman korban, Kenji, Giri, David, dan Tomoty Abraham. "Kami belum bisa memastikan apakah korban dibunuh atau bunuh diri," imbuh dia.
Nantinya, tambah Kanit, dari keterangan teman korban, polisi baru bisa mengetahui kegiatan apa yang mereka lakukan sebelum tewasnya korban. "Hingga kini belum ditemukan indikasi dari korban dan kawannya menggunakan narkoba atau minuman keras," tegasnya.
Ibu korban menangis histeris lantaran tak kuat melihat jasad putra sulungnya tewas mengenaskan di Kamar Jenazah Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Keluarga korban tinggal di Jalan Dharmawangsa 8 No 17 Rt5/3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan menolak berkomentar.
Gendra Aldyasa ditemukan tewas di atap lantai dua Apatemen Hamtons Park, pukul 04.30, Senin 27 Desember 2010. Korban tewas setelah terjatuh dari lantai 15 tower B. Bagian kepala korban pecah, dan tubuhnya ditemukan tanpa busana.
Menurut polisi, sebelum ditemukan tewas, korban berkunjung ke apartemen milik temannya, bersama keempat teman lainnya yang kesemuanya adalah laki-laki.
Berdasarkan keterangan salah satu teman korban, Gendra sempat mencoba bunuh diri pada pukul 03.00 Wi, Senin 27 Desember 2010 dini hari. Upaya itu berhasil digagalkan rekan-rekannya. Korban melompat dari jendela apartemen, saat keempat kawannya tertidur pulas.
Langganan:
Postingan (Atom)
