Jumat, 29 Oktober 2010

VIDEO PENANGKAPAN 4 TUYUL DI GROGOL









Jakarta - Seratusan orang berdesak-desakan di lorong sempit di Grogol Utara, Kebayoran Utara. Mereka penasaran ini melihat dua pasang mahluk halus tuyul yang dikabarkan tertangkap oleh seorang tetangganya.

Adalah Totok (41) yang mengaku telah menangkap empat tuyul. Hasil tangkapan pria yang dikenal sebagai juru pijit dan pengobat alternatif itu disimpan di dalam sebuah botol plastik ukuran 500 ml dan ditaburi garam.

"Saya tangkap seminggu lalu. Awalnya istri bilang ada anak-anak lagi main di teras, setelah salat ashar saya lihat ternyata itu tuyul, 2 cowok dan 2 cewek. Lalu saya baca-bacain (merapal doa -red), tangkap dan masukin ke botol," tutur warga Jl Pulau Mawar, RT 04/08, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta, itu, Jumat (29/10/2010).

Meski sudah sepekan lamanya disimpan, tetapi baru pagi ini kabar tersebut tersiar dari mulut ke mulut. Totok pun nampaknya kurang berkenan tuyul-tuyul bila hasil tangkapannya itu jadi tontonan khalayak seperti sekarang ini.

Maka, botol yang disebut-sebut berisi empat tuyul tersebut, dia masukkan ke bagian dalam rumah petak kontrakannya. Sebelumnya botol diletakkan di meja ruang tamu, sehingga warga yang datang lebih awal masih berkesempatan menonton bahkan memotretnya.

"Saya mau buang saja nanti. Saya khawatir ada banyak orang gini lalu botolnya jatuh, kabur lagi itu tuyul-tuyulnya. Jadi gangguan lagi deh," tutur Totok dengan nada gusar.

Tetapi ini tidak membuat surut niat warga untuk bisa menyaksikan langsung si tuyul. Tak ayal antrian warga membuat lorong yang hanya muat untuk dilewati satu sepeda motor itu jadi tersumbat bahkan sampai meluber ke lorong di sekitarnya.

"Penasaran. Saya udah beberapa kali kehilangan uang di rumah, jangan-jangan tuyul-tuyul itu yang mengambilnya," ujar Yuli (33) tetangga Totok.

Reporter detikcom sempat menyaksikan langsung botol yang oleh Totok disebut berisi dua pasangan tuyul. Namun secara kasat mata, tidak terlihat wujud jelas dari tuyul itu.

Sekilas botol itu tak lebih dari sekedar botol kosong. Jika serius diperhatikan, terlihat ada semacam banyangan di dalam botol. Tidak jelas juga apakah itu bayangan tuyul atau faktor cahaya di dalam ruangan.

Kamis, 28 Oktober 2010

VIDEO KAMPUNGNYA MBAH MARIJAN







Mbah Maridjan Dimakamkan di Glagaharjo

Headline News / Sosbud / Kamis, 28 Oktober 2010 11:13 WIB

Metrotvnews.com, Sleman: Juru kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan akan dimakamkan di Dusun Srunen, Glagaharjo, Cangkringan, Yogyakarta, Kamis (28/10) siang ini. Ratusan warga menunggu di lokasi pemakaman umum tersebut. Saat ini jenazah Mbah Maridjan masih dalam perjalanan. Jenazah kakek berusia 83 tahun itu dibawa dengan ambulans dari Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Jenazah dibawa mampir ke Universitas Islam Indonesia di Jalan Kaliurang, Sleman, untuk disalatkan.

Selain Mbah Maridjan, di pemakanan ini juga akan dikebumikan korban lain awan panas Gunung Merapi, Selasa (25/10). Dari 31 korban tewas, 27 di antaranya berasal dari Dusun Pelemsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Ini merupakan Desa tempat rumah Mbah Maridjan berdiri. Desa Umbulharjo merupakan kawasan terparah akibat letusan Merapi. Desa ini tersapu erupsi awan panas. Maklum, desa ini merupakan daerah aliran awan panas alias wedhus gembel Merapi.