Selasa, 19 Oktober 2010

VIDEO PENYIKSAAN TNI DI PAPUA

Lembaga independen Asian Human Rights Commission atau Komisi Hak Asasi Manusia Asia, merilis video kekerasan di Papua. Dalam video terlihat sekelompok orang berbaju loreng menganiaya sejumlah orang yang diduga warga asli Papua.
Kode:

 Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menginstruksikan semua jajarannya untuk memeriksa kebenaran video rekaman penyiksaan warga Papua yang diduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) oleh oknum-oknum yang diduga anggota TNI.
"Saya baru terima laporannya juga. Jadi sedang kita perintahkan untuk mengecek kebenarannya itu," ungkap Agus, yang mengaku belum melihat rekaman tersebut, di Gedung DPR RI, Senin (18/10/2010).
Namun, jika terbukti benar, lanjutnya, Agus akan menghormati proses hukum yang berlaku untuk menindak para oknum prajurit yang terlibat. Hanya saja, sekali lagi, Agus menekankan pada hasil pengecekan kebenaran yang tengah dilakukan.
Menurutnya, aturan-aturan untuk menginterogasi kawanan separatis sudah diatur dalam ketentuan di mana HAM menjadi catatan pentingnya. "Kan ada aturan-aturannya, bagaimana menyusun suatu berita acara. Saya kira demikian, kita akan cek dululah," tandasnya.
JAKARTA, KOMPAS.com — Situs web YouTube yang dipakai sebuah lembaga bernama Asian Human Rights Commission untuk menyebarkan video kekerasan dan penyiksaan yang diduga dilakukan aparat TNI di Papua, Senin (18/10/2010), menutup akses atas video tersebut.
Video yang berjudul Indonesia Military Ill thread and Torture indigenous Papuans itu dengan jelas menggambarkan aksi penyiksaan terhadap sejumlah orang Papua sejak sekitar pukul 11.30 WIB sudah tidak dapat diakses kembali. "This video has been removed as a violation of Youtube's policy on shocking and disgusting content," demikian bunyi peringatan yang muncul saat video tersebut akan diakses.
Berdasarkan tampilan di situs web YouTube, video kekerasan ini sempat tayang selama 22 jam, sebelum akhirnya dihapus. Seperti yang diberitakan sebelumnya, nama korps TNI kembali tercoreng. Pasalnya, video itu menggambarkan penganiayaan yang dilakukan militer Indonesia atas sejumlah orang Papua yang dituduh terlibat Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Hingga berita ini diturunkan, belum berhasil diperoleh konfirmasi ataupun komentar baik dari pihak pemerintah maupun pihak TNI.

Ponsel Termahal, Rp70,6 Miliar



Desainer gadget asal Liverpool, Inggris, Stuart Hughes, kembali memikat pecintafashion gadget dengan casing Apple iPhone 4 bertahta berlian. Telepon seluler dengan desain supermewah ini akan dijual dengan harga £5 juta atau sekitar Rp70,6 miliar.

Demi ambisinya menciptakan ponsel termahal di dunia, Hughes menempelkan 500 berlian yang total mencapai 100 karat. Selain mengitari bingkai ponsel, taburan berlian juga tampak di bagian logo Apple sisi belakang dan tombol utama di sisi depan.

Hughes hanya membuat dua set rancangan ponsel. Ia membuatnya atas pesanan seorang pengusaha asal Australia yang namanya sengaja disembunyikan, "Ini tantangan fantastis dan saya benar-benar puas dengan hasil akhirnya. Telepon itu terlihat menakjubkan," katanya seperti dikutip dari laman Orange.

Untuk membuat dua ponsel itu semakin mewah, Hughes juga mengganti boks kardus dengan boks berbahan granit berwarna merah muda seberat 7 kilogram. Bagian dalam boks ini juga dilapisi dengan kulit terbaik.

Sebelumnya, Hughes juga meluncurkan rancangan telepon berlapis emas 22 karat. Telepon berpenampilan klasik yang dinamai PrivĂ© Phones ini dijual seharga £140 ribu atau sekitar Rp1,9 miliar. Hanya ada 10 unit PrivĂ© Phones karya Hughes di dunia.

Hughes memang dikenal sebagai perancang tampilan gadget mewah. Dia telah merancang tampilan banyak perangkat selama 12 tahun. Dia memulai kariernya dengan melapisi Nokia 8800 dengan emas.

Hughes mengaku sangat mencintai pekerjaannya. Salah satu pelanggannya adalah pendiri rumah mode Dolce and Gabbana, Stefano Gabbana. "Telepon-telepon ini memang ditujukan bagi mereka yang sangat kaya, mereka tidak dapat dibandingkan dengan telepon yang bisa ditemukan di mana saja," ujar Hughes