Senin, 25 Oktober 2010

Kutu Busuk Meneror Kota New York

 
 
 
 
Walikota Michael Bloomberg, mengaku prihatin karena bisa merusak reputasi Kota New York
 

Gerombolan kutu busuk akhir-akhir ini mulai meresahkan penduduk Kota New York. Serangga yang bikin gatal ini tidak hanya mampir di tempat tidur dan sofa, namun sudah mampir di sejumlah gedung terkenal di New York. Akhirnya para turis, terutama wisatawan lokal, berpikir dua kali untuk berkunjung ke kota terbesar di Amerika Serikat (AS) itu. 

Menurut kantor berita Assocciated Press (AP), dalam beberapa hari terakhir muncul keluhan serangan kutu busuk di gedung Empire State Building, Bloomingdale's dan Lincoln Center.

Sejumlah calon turis yang sudah merencanakan liburan di New York akhirnya mengaku mengurungkan niat untuk ke sana setelah hampir setiap hari mendapat laporan keluhan adanya kutu busuk di banyak hotel.

"Kutu busuk itu ada dimana-mana. Namun kayaknya kami kali ini tidak ingin ke sana," kata warga Kota Baltimore, Patty Majerik. Dia tadinya berencana ke distrik Manhattan, New York, bulan depan bersama kedua anaknya, yang masing-masing berusia 7 dan 10 tahun.

Majerik mengaku hampir setiap tahun menyempatkan diri ke New York, baik untuk berbelanja maupun menonton pertunjukan teater di kawasan Broadway dan konser Natal Radio City pada akhir tahun. 

Warga Florida, Suzanne Baldwin, juga tengah pikir-pikir untuk menyambangi New York November mendatang. Baldwin sebenarnya sudah terbiasa memeriksa apakah kamar hotelnya ada kutu busuk, namun dia merasa tidak habis pikir bila serangan kutu busuk juga sampai melanda tempat-tempat lain.

"Setelah berpikir masak-masak, walaupun tidak bisa mendapat ganti atas biaya tiket yang telah dikeluarkan, maka tidak sepadan bila terus-menerus khawatir [adanya kutu busuk]," kata Baldwin dalam email kepada A

Bahkan warga yang tinggal di pinggiran Kota New York pun mengkhawatirkan hal yang sama. Seorang guru yoga bernama Susannah Johnston mengaku tadinya ingin menginap bersama suami di suatu hotel di Manhattan akhir pekan lalu setelah nonton sebuah konser hingga larut malam.

Namun, niat itu mereka tarik kembali. "Kami waktu itu meriset hotel berikut tarifnya. Dari situ, kami menemukan bahwa sejumlah hotel yang kami incar ternyata punya kisah mengerikan mengenai kutu busuk," kata Johnston.

Walikota Michael Bloomberg, Senin lalu mengaku prihatin atas masalah kutu busuk ini karena bisa merusak reputasi Kota New York dan bisa merugikan industri pariwisata. "Kita tidak mau ada hal yang membuat enggan orang untuk datang ke kota ini. Semoga masalah ini bisa segera teratasi," kata Bloomberg.

0 komentar:

Posting Komentar