Selasa, 17 Mei 2011

GEMPA 6.1 SR GOYANG BLITAR


Gempa dengan kekuatan 6,1 skala Richter mengguncang Blitar, Jawa Timur, Selasa 17 Mei 2011 pukul 07.14 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Seperti dimuat Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di 170 kilometer tenggara Blitar. Lindu terjadi di kedalaman 25 kilometer. Belum diketahui apakah gempa menimbulkan kerusakan.
Warga malang, Nostal Nuan Saputri mengaku getaran gempa Blitar terasa hingga Malang. "Kalau beraktivitas tidak terasa, tapi kalau tiduran terasa. Tempat tidur bergerak-gerak, kaca bergetar," kata dia.
Namun, menurut BMKG, gempa Blitar yang berada di 9.55 Lintang Selatan dan 112.55 Bujur Timur itu tidak berpotensi tsunami.
Untuk diketahui, pesisir selatan Jatim dan Bali masuk dalam zona bahaya gempa yang berpotensi tsunami. Sebab, di wilayah selatan Jatim terdapat patahan panjang mulai dari Sumatera

AKSI PEMBOBOLAN ATM TEREKAM CCTV



Berbagai macam cara baru terus dilakukan pelaku aksi kejahatan untuk melancarkan aksinya. Seperti yang dilakukan dua mantan karyawan vendor jasa pengisian uang ATM BCA PT Armarindo, Agus Santoso dan Aditya Bawono.

Berbekal pengetahuannya cara mengisi uang ke dalam mesin ATM BCA, keduanya melakukan aksi pembobolan ATM dengan cara yang tergolong baru. Modusnya dengan melakukan pengambilan uang seperti biasanya dengan ATM namun saat uang keluar pelaku mematikan mesin ATM dengan cara merusak chasing agar tombol powerpada mesin tersentuh dan saldo pada rekening tidak berkurang.

Seperti diwartakan sebelumnya, pada 15 April 2011, Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil meringkus spesialis pembobol ATM BCA ini. Agus Santoso ditangkap di perumahan Asabri, Magetan, Jawa Timur, tak lama kemudian masih pada hari yang sama Polisi berhasil meringkus Aditya di Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Ini modus pertama kali, mereka sudah menguasai mesin ATM karena pernah bekerja di perusahaan vendor jasa pengisian uang ATM," terang Kepala Sub Dit Tanah dan Bangunan, AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2011).

Keduanya tidak hanya membobol ATM BCA di Jakarta beberapa ATM BCA yang menjadi korban juga berada di Solo, Jawa Tengah. "Dari hasil pemeriksaan tersangka pernah melakukan kejahatan sebanyak lima kali, masing-masing di daerah ATM BCA Mangga Dua Mall, ATM BCA Carrefour Pabelan, ATM BCA Stasiun Gambir, ATM BCA Villa Mas Melati, ATM BCA Stasiun Banyumanik," terang Herry.

Herry menambahkan tertangkapnya pelaku tidak lepas dari peran kamera CCTV yang terpasang di atas mesin ATM, aksi kejahatan Agus yang saat itu memakai topi terekam kamera CCTV ATM BCA Stasiun Gambir. "Pada Saat melakukan pembobolan dia memakai topi yang sama dengan yang ada dalam barang bukti," terangnya.

Herry mengimbau kepada pihak bank agar memperhatikan keberadaan CCTV di dalam ruang ATM, karena keberadaan CCTV sangat membantu polisi untuk mengungkap aksi kejahatan. "Pesannya adalah pentingnya penggunaan CCTV untuk mengungkap kasus, khususnya mengungkap kasus pembobolan ATM," paparnya.