Sabtu, 05 Februari 2011

KISAH PEREMPUAN MISTERIUS YANG MEMBAGI UANG DI PASAR SENEN


Seorang perempuan misterius membagi-bagikan uang ke beberapa pedagang di pasar senen. Apakah ini sebuah kampanye politik…? Sepertinya tidak. Bahkan banyak yang mengatakan bahwa tidak ada yang mengenal dengan perempuan tersebut. Aaah…alangkah indahnya jika semua pejabat negeri ini…bisa memberikan sedikit kekayaannya kepada rakyat…tanpa imbalan politik apapun…betul-betul ikhlash hanya ingin mendapat ridho dan pahala dari Allah swt……semoga aja. Lebih lanjut mengenai hal ini simak artikel berikut:
Perempuan Misterius Bagikan Duit di Pasar Senen
Bak mimpi di siang bolong, beberapa pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat, menerima sejumlah uang dari seorang perempuan misterius. Lebih mengejutkan lagi, jumlah yang diterima tidak sedikit, mencapai ratusan ribu rupiah.
Entah mimpi apa Aryo (28) malam itu. Tiga bulan menjelang bulan puasa, seorang perempuan kisaran usia 30 tahunan tiba-tiba saja memberikan sejumlah uang kepadanya. Jumlahnya Rp 400 ribu.
“Perempuan itu pakai kerudung, enggak tahu kenapa tiba-tiba saya dikasih uang Rp 400 ribu,” kisah pedagang seprei Pasar Senen itu.
Ia pun mengaku terkejut dengan pemberian tersebut. Bukan saja jumlah uang yang setara dengan penghasilannya berdagang seprei sehari. Namun, ia terkejut karena tidak mengenal sama sekali sosokperempuan tersebut.
Saat memberikan uang tersebut, tuturnya, perempuan misterius hanya memintanya mengambil pemberian tersebut. “Ngelihat duit segitu, ya saya ambil saja,” katanya.
Leni, pedagang nasi di lantai 3 Pasar Senen juga menyaksikan sosok perempuan yang dikisahkan Aryo. Perempuan itu, kata Leni, kerap berkeliling di lantai 3 untuk membagi-bagikan uang.
“Saya enggak tahu kalau di sini ada yang terima, yang jelas dia bawa duit
kayaknya banyak banget, gepokan seratus ribuan,” ujarnya.

FOTO ABG TELLER SETELAH PESTA

Menurut Hurlock (1981) remaja adalah mereka yang berada pada usia 12-18 tahun. Monks, dkk (2000) memberi batasan usia remaja adalah 12-21 tahun. Menurut Stanley Hall (dalam Santrock, 2003) usia remaja berada pada rentang 12-23 tahun. Berdasarkan batasan-batasan yang diberikan para ahli, bisa dilihat bahwa mulainya masa remaja relatif sama, tetapi berakhirnya masa remaja sangat bervariasi. Bahkan ada yang dikenal juga dengan istilah remaja yang diperpanjang, dan remaja yang diperpendek.
Remaja adalah masa yang penuh dengan permasalahan. Statemen ini sudah dikemukakan jauh pada masa lalu yaitu di awal abad ke-20 oleh Bapak Psikologi Remaja yaitu Stanley Hall. Pendapat Stanley Hall pada saat itu yaitu bahwa masa remaja merupakan masa badai dan tekanan (storm and stress) sampai sekarang masih banyak dikutip orang.
Menurut Erickson masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri. Gagasan Erickson ini dikuatkan oleh James Marcia yang menemukan bahwa ada empat status identitas diri pada remaja yaitu identity diffusion/ confussion, moratorium, foreclosure, dan identity achieved (Santrock, 2003, Papalia, dkk, 2001, Monks, dkk, 2000, Muss, 1988). Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri ini juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja.