REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Cara yang dilakukan tokoh pelaut dalam film kartun, Popeye untuk menjadikan tubuhnya kuat melalui konsumsi bayam dibenarkan secara ilmiah. Sebuah studi terbaru mengatakan konsumsi bayam dalam sehari membuat kinerja otot tubuh efisien.
Disebutkan dalam studi itu mengkonsumsi 300 gram sayuran bayam mengurangi 5 persen oksigen yang diperlukan tubuh ketika berolahraga. Tak tanggung efek itu akan berlangsung selama tiga hari.
"Rahasianya bukan zat besi tetapi nitrat alami yang terkandung dalam sayuran," ungkap Dr Eddie Weitzberg, peneliti asal Karolinska Institutet, Swedia seperti dikutip dari Telegraph.co.uk, pekan ini. Witzberg menjelaskan senyawa nitrat yang terkandung dalam bayam membuat mitokondria, semacam mesin dalam sel, bekerja secara efisien.
"Boleh dibilang, bayam serupa dengan zat adiktif bagi otot anda," ungkapnya. Karena efeknya yang luar biasa, Witzberg menyarankan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi senyawa nitrat alam yang terdapat dalam sepiring bayam setiap hari.
Kini, peneliti tengah memikirkan untuk menyisipkan senyawa nitrat ke dalam berbagai sayuran guna menghasilkan energi yang lebih besar. Sejauh ini, peneliti belum menemukan sayuran hijau sejenis yang memiliki kadar nitrat alami seperti bayam.
"Kami tahu mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan mencegah resiko penyakit kardiovaskular dan diabetes, namun terkait nutrien apa yang memberikan efek demikian belum juga diketahui," paparnya.
Dari riset sebelumnya, Weitzberg dan kolegnya Jon Lundberg menyimpulkan konsumsi nitrat alami mendukung oksidasi nitrat pada bakteria baik dalam tubuh manusia. Selanjutnya, nitrat juga membuat fungsi mitokondria semakin efisien dalam bekerja.
Popeye merupakan tokoh kartun yang cukup populer hingga kini. Tokoh kartun yang muncul pertama kali pada 1930 ini secara tidak langsung mengkampanyekan konsumsi bayam pada anak-anak. Rupanya penelitian terkait bayam membenarkan cara yang dilakukan Popeye yakni; bila ingin tubuh menjadi kuat maka konsumsilah bayam.
Sabtu, 05 Februari 2011
RITUAL SIHIR BAPAK MAKAN ANAKNYA YANG BARU LAHIR
REPUBLIKA.CO.ID,MELBOURNE--Warga dari sebuah kota pertambangan di Papua Nugini mengatakan, mereka telah menemukan seorang pria berlatar belakang pengguna obat obatan diduga memakan anaknya yang baru lahir dalam sebuah ritual sihir. Kepolisian mengatakan warga di wilayah pinggiran kota Tabubil, Provinsi Barat, terbangun pada Kamis akibat suara jerit tangis bayi itu.
Setelah mengetahui bahwa sang ayah memakan anaknya, sekelompok massa mengamuk dan mengejar pria tersebut sampai ke kantor polisi, tempat ia ditahan setelah melalui perjuangan yang singkat. Kepolisian mengatakan penemuan mereka gagal menyelamatkan nyawa bayi itu, yang meninggal akibat luka yang dideritanya.
Komandan Kepolisian Tabubil Demas Tapea mengatakan petugas kepolisan telah menahan seorang pria dan istrinya untuk ditanyai sejumlah pertanyaan. "Hal itu merupakan insiden yang sangat memprihatinkan," kata Sersan Tapea. "Masyarakat kecewa dan marah namun mereka juga takut serta khawatir karena ada kepecayaan terhadap sihir atau ilmu hitam," katanya.
Sersan Tapea mengatakan tersangka utama telah dikenal kepolisian. "Para penduduk setempat mengatakan pria itu melakukan ritual sihir, atau upaya untuk meningkatkan ilmu menjadi sakti," katanya.
Tape juga mengatakan tersangka memiliki catatan sejarah panjang tentang penggunaan obat bius dan ia tidak terkejut bila hal semacam itu terjadi padanya. "Beberapa tahun lalu ia menjadi gila yang diduga akibat obat-obatan," katanya.
Pada 2009, diperkirakan sekitar 50 orang terbunuh dalam pembunuhan terkait sihir karena kematian yang mendadak atau tidak masuk akal dalam sebuah komunitas masyarakat tertutup.
Sejumlah misi Kristiani dan pemerintah Australia untuk wilayah Papua Nugini, bersama dengan otoritas Papua Nugini, telah mengerahkan segala upaya yang mereka bisa untuk mengakhiri kepercayaan terhadap sihir, namun hal itu tetap bertahan.
Langganan:
Postingan (Atom)

