Jumat, 16 Maret 2012

New iPad Sentuh Penjualan Tertinggi Apple

 New iPad membuktikan menjadi penjualan terlaris pada Jumat ini. Ratusan orang di sejumlah negara Asia mengantre di depan toko untuk menjadi yang pertama mendapatkan tablet komputer 4G.

Misalnya, David Tarasenko (34), seorang manajer di bidang konstruksi, menyatakan ikut mengantre untuk mendapatkan iPad teranyar itu di depan toko Telstra Sydney sejak tengah malam. Bahkan, David mengaku sudah tak sabar untuk mendapatkan kehadiran iPad sejak Chief Executive Apple, Tim Cook, mengumumkan kehadiran tablet generasi ketiga itu.

"Ketika Tim Cook mengumumkan, itu terdengar seperti seperti alat ajaib, saya kira saya sangat mendabakannya," katanya seperti dukutip dari Reuters, Jumat 16 Maret 2012.

New iPad merupakan produk progresif tablet Apple, dengan memiliki CPU lebih kuat dan layar dan kamera yang lebih baik. "iPad sudah merupakan produk yang cukup matang dan sulit untuk merevolusi itu lebih jauh," kata Dickie Chang, analis perusahaan riset IDC yang berbasis di Hong Kong.

"Ini sedikit lebih berat dari pendahulunya dan saya pikir konsumen di Asia akan lebih peduli tentang itu," katanya.

"Ke depan, dengan kendali Tim Cook, saya pikir dia mungkin harus datang dengan produk lain untuk menandai hal ini. Dan itu bisa datang dalam bentuk meluncurkan iPad yang lebih kecil dengan baterai yang lebih panjang," katanya.

Ratusan orang yang mengantre saat peluncuran Apple, terlihat gembira saat toko mulai dibuka. "Saya telah mendapatkannya edisi pertama tapi saya melewatkan yang kedua. Ada perbedaan besar dari (iPad) edisi pertama. Kecepatan prosesor, memori, kemampuan grafis, dan segalanya," kata Michael Kelly di Sydney.

Peluncuran ini juga mendorong saham Apple mencapai rekor tertinggi dalam perdagangan di Amerika Serikat pada Kamis kemarin. Saham Apple bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi yakni US$600,01.

Hanya satu bulan sebelum peluncuran, harga saham pun sudah mulai melewati US$500 untuk pertama kalinya. Bahkan harga saham telah melonjak 45 persen tahun ini. Bahkan pada penutupan kemarin, harga saham mencapai US$585,56 atau lebih mahal dibanding saat peluncuran iPad Wi-Fi yang hanya US$499.


Antrean dan Penyelundup


Kehadiran New iPad juga mengakibatkan antrian dan penantian barang selundupan. "Setelah ini, saya akan pertama-tama membukanya dan memeriksa iPad seindah yang saya pikirkan. Lalu saya akan tidur," kata Shintaro Aizawa, 16, yang menunggu 15 jam di luar toko Tokyo.

Tepat di seberang perbatasan dari Hong Kong di kota China Shenzhen, orang yang ingin mendapatkan new iPad harus menunggu tablet yang akan diselundupkan ke daratan Cina.

"Kami tidak memiliki iPad 3, tapi beberapa hari lagi akan tiba ketika siswa menyerahkannya kepada kami. Kami akan memiliki persediaan lebih selama akhir pekan ini," kata operator toko di Shenzhen.

"Bea Cukai pun semakin ketat, tetapi jika Anda mengambil satu per satu melintasi perbatasan, yang masih cukup aman. Paling-paling mereka akan meminta Anda untuk membawanya keluar dari kotak untuk membuktikan bahwa itu untuk digunakan sendiri," katanya.


Rekor


Wall Street mengharapkan awal yang kuat untuk iPad terbaru dan beberapa analis bahkan memperkirakan penjualan model menyalip iPad 2. Apple akan terus menjual iPad 2 tapi harga turun sebesar US$100 dengan dimulai dari US$399.

Para analis Canaccord Genuity memperkirakan, Apple dapat menjual 65,6 juta iPad, dan itu akan mengangkat target harga mereka terhadap saham Apple untuk US$710 dari US$665. Sejauh ini, perusahaan telah menjual 55 juta iPad sejak diluncurkan pada 2010.

Menurut perusahaan riset Gartner, penjualan tablet diperkirakan meningkat menjadi 326 juta pada tahun 2015 dengan dominasi Apple di pasaran. iPad bersaing dengan Samsung Electronic yang Galaxy dan Xyboard Motorola.

IPad baru mulai dijual hari Jumat di 10 negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Singapura, Prancis dan Inggris, dengan berbaris semalam di depan toko Apple di Munich, Paris, London, Singapura, dan Hong Kong.


Hanya Perbaikan Bukan Inovasi


Sementara itu, iPad generasi ketiga dipandang hanya sebagai perbaikan, daripada sebuah inovasi besar. Perbaikannya yakni pada layar definisi tinggi "retina" dan kamera yang lebih baik, .

Pengerjaan bagian dalam iPad mirip dengan model sebelumnya, hal ini disampaikan oleh perusahaan perbaikan gadget asal California, iFixit.

Sebelum subuh pendiri iFixit, Lukas Soules menemukan pemasok Apple, yaitu Qualcomm, Broadcom dan Samsung telah mempertahankan peran kunci mereka dalam iPad terbaru.

Menurut iFixit, iPad termasuk Chip ponsel LTE Qualcomm dan modem Qualcomm nirkabel untuk 3G dan 4G. Broadcom memasok semikonduktor menangani tugas-tugas nirkabel seperti WiFi dan Bluetooth, .

Sedangkan new iPad menerapkan prosesor A5X, dengan peningkatan daya grafis yang didasarkan pada lisensi teknologi hemat energi dari Holding ARM Inggris dan diproduksi oleh Qualcomm, seperti dalam perangkat Apple terakhir.

Bagian memasok untuk iPhone dan iPad, dianggap menjadi pukulan bagi produsen chip dan produsen lainnya.

Analis berhati-hati merekomendasikan dalam menarik kesimpulan dari pengoyakan karena Cupertino kadang-kadang menggunakan lebih dari satu pemasok untuk bagian. Apa yang ditemukan di salah satu iPad tidak dapat ditemukan pada orang lain.

Namun, tetap menjadi sumber utama informasi bagi investor yang tertarik untuk bertaruh pada pemasok Apple, dan munculnya chip yang tak terduga dapat memindahkan saham.

iFixit mengatakan tampilan iPad tampaknya dari Samsung. Sebuah flash NAND chip memori, digunakan untuk menyimpan media seperti musik dan video, dipasok oleh Toshiba

0 komentar:

Poskan Komentar