Rabu, 22 Februari 2012

Yunani Bersiap Hadapi Demo Besar-besaran


Yunani bersiap akan adanya demonstrasi besar, menyusul disetujuinya pemberian bailout dari Uni Eropa untuk Yunani. Karena demi bailout ini, Yunani harus mengorbankan anggaran mereka untuk rakyat.

Seperti diberitakan BBC, Rabu 22 Februari 2012, bentrokan antara polisi dan demonstran sangat mungkin terjadi hari ini, di tengah tuntutan pemerintah zona euro dan IMF yang menjadi persyaratan diterimanya bailout.

Demonstrasi diperkirakan akan didalangi oleh serikat buruh, pihak yang paling dirugikan oleh langkah penghematan pemerintah yang disahkan minggu lalu. Demi mendapatkan bailout, Yunani harus mampu memenuhi target pengurangan anggaran hingga 325 juta euro.

Saat disahkan parlemen minggu lalu, kekacauan terjadi di Athena dan Thessaloniki saat sekitar 100.000 demonstran berjibaku dengan aparat keamanan. Massa yang marah melempari aparat dengan batu dan bom Molotov. Sebanyak 37 demonstran terluka, sebanyak 48 lainnya ditahan karena dianggap memicu kerusuhan.

Dengan diberlakukannya langkah ini, pemerintah Yunani akan memecat 15.000 pegawai negeri dan memotong upah minimun hingga 20 persen, dari 751 euro menjadi 600 euro. Pemecatan akan memperburuk tingkat pengangguran di Yunani yang telah mencapai 21 persen.

Berdasarkan kesepakatan yang diperoleh di Brussels, Belgia, Yunani diharuskan mengurangi utangnya dari 160 persen dari PDB menjadi 120 persen pada tahun 2020. Selain itu, pemegang obligasi dari pihak swasta harus rela kehilangan 53,5 persen dari nilai obligasi mereka, dengan kerugian nyata mencapai 70 persen.

"Para pekerja di negara ini menolak langkah neo-liberal yang barbar yang diterapkan oleh para kreditur dalam bentuk pemerasan. Inilah sebabnya rakyat akan terus berjuang, untuk mencegah kehancuran negara," kata serikat pekerja swasta GSEE.

Akibat langkah penghematan yang dilakukan berkali-kali selama dua tahun, pengangguran mencapai tingkat tertinggi, lebih dari 21 persen, dan perekonomian menurun 7 persen pada kuartal terakhir 2011.

0 komentar:

Poskan Komentar