Selasa, 07 Februari 2012

Trio Elektronik Jepang Hadapi Rugi Raksasa


Nama-nama besar perusahaan elektronik asal Jepang sedang menghadapi masa suram. Setelah sony memprediksi rugi USD 2,9 miliar atau Rp 27 triliun, Panasonic dan Sharp juga mengalami nasib buruk.

Panasonic telah memperingatkan pihak-pihak terkait bahwa mereka akan rugi USD 10 miliar dalam periode 1 tahun yang berakhir Maret 2012. Sedangkan Sharp memperingatkan kerugian sebesar USD 4,5 miliar.

"Saya bertanggung jawab atas kerugian yang sangat besar ini," kata Presiden Panasonic, Fumio Othsubo sembari meminta maaf. 

Jika ditotal, kerugian trio raksasa elektronik Jepang itu mencapai sekitar USD 17,4 miliar. Keterpurukan mereka antara lain disebabkan terlalu kuatnya nilai mata uang yen serta bencana alam yang mengganggu distribusi produk.

Kalah saing dengan rival yang dipimpin Samsung Electronics juga menjadi sebab utama. Sebagai perbandingan, Samsung mencatat profit USD 4,7 miliar. 

Di sektor bisnis televisi misalnya, Samsung dan LG menang telak dibanding para rival asal Jepang itu. Di sektor lain seperti smartphone, vendor Jepang juga tak berbicara banyak di ranah global.

"Produsen elektronik Jepang sedang dalam kerusakan total. Mereka seharusnya berkompetisi dengan ide-ide, tidak sekadar teknologi," kata Masamitsu Ohki dari Stats Investment Management yang detikINET kutip dari Bloomberg, Selasa (7/2/2012).

0 komentar:

Poskan Komentar