Senin, 27 Februari 2012

Beginilah Potret Wajah Para Perokok




Bahaya rokok yang merusak jantung, paru, otak sudah banyak diketahui orang. Tapi tanpa disadari, efek merokok juga membuat orang buruk rupa dan tampak lebih tua.

Meski memiliki usia yang sama, wajah sepasang saudara kembar akan tampak berbeda bila salah satunya adalah perokok. Merokok dapat menyebabkan perubahan kulit, gigi, rambut, yang dalam kesatuan akan membuat penampilan Anda sangat buruk.


Berikut beberapa gambaran yang terjadi pada wajah dan tubuh perokok, seperti dilansir webmd, Senin




Bahaya rokok yang merusak jantung, paru, otak sudah banyak diketahui orang. Tapi tanpa disadari, efek merokok juga membuat orang buruk rupa dan tampak lebih tua.

Meski memiliki usia yang sama, wajah sepasang saudara kembar akan tampak berbeda bila salah satunya adalah perokok. Merokok dapat menyebabkan perubahan kulit, gigi, rambut, yang dalam kesatuan akan membuat penampilan Anda sangat buruk.

Berikut beberapa gambaran yang terjadi pada wajah dan tubuh perokok, seperti dilansir webmd, Senin
Bintik-bintik penuaan adalah bercak warna kulit yang lebih gelap, yang biasanya banyak terdapat di wajah dan tangan. Setiap orang dapat mengembangkannya bila terlalu banyak berada di bawah sinar matahari, tetapi penelitian menunjukkan perokok lebih rentan mengalami bintik-bintik penuaan.


Dalam gambar ini, kembar di kanan menghabiskan puluhan tahun merokok dan berjemur, sedangkan adiknya tidak.
Garis kerutan di sekitar bibir
Perokok menggunakan otot tertentu di sekitar bibir yang menyebabkan banyak garis kerutan di sekitar bibir. Selain itu, rokok juga dapat menghilangkan elastisitas kulit sehingga makin memperparah kerutan.

Gigi kuning adalah efek jangka panjang yang akan dirasakan perokok. Tak hanya berhenti di situ karena kerusakan gigi dan gusi juga mengancam. Orang yang merokok cenderung mengembangkan penyakit gusi, bau mulut terus-menerus dan masalah kesehatan gigi. Perokok dua kali lebih mungkin untuk kehilangan gigi dibandingkan orang bukan perokok.

0 komentar:

Poskan Komentar