Rabu, 01 Februari 2012

Badai Matahari Berlalu, Muncul Fenomena Menakjubkan di Langit

  
Badai matahari yang terjadi pekan lalu menyisakan fenomena langka. Badai matahari terbesar sejak tahun 2005 itu menimbulkan pancaran cahaya indah yang disebut aurora borealis. Sayangnya, hanya segelintir orang di wilayah Eropa Utara yang beruntung bisa menyaksikan langsung fenomena alam yang menarik itu.

Seperti dilansir oleh Daily Mail, Rabu (1/2/2012), fenomena menakjubkan ini bisa dilihat di wilayah lingkaran kutub seperti Skotlandia, Kanada, Norwegia, dan sebagian kecil wilayah Inggris bagian timur laut. Fenomena alam ini hanya terjadi 5 tahun sekali ini.

Bagi kita yang tinggal jauh dari wilayah-wilayah tersebut, tentu hanya bisa menyaksikan melalui televisi ataupun foto-foto yang ada. Salah satunya foto yang diambil oleh seorang penumpang pesawat Air Canada ketika tengah melintasi Samudera Atlantik.

Fenomena spektakuler yang berhasil diabadikan melalui kamera ini terlihat sangat indah. Warna sayap pesawat menjadi merah ketika melintasi cakrawala berwarna hijau.

Aurora borealis bisa terlihat pasca radiasi badai matahari terbesar sejak Mei 2005 melanda bumi pada 23 Januari lalu. Radiasi tersebut memuntahkan partikel-partikel proton yang keluar dari matahari dengan kecepatan 93 juta mil per jam atau sekitar 149 juta km per jam.

Menurut ilmuwan, fenomena cahaya yang juga biasa disebut 'Northern Lights' ini bisa terbentuk akibat partikel yang dimuntahkan oleh lapisan atmosfer matahari yang super panas bertumbukkan dengan lapisan atmosfer yang mengelilingi bumi. 

Namun partikel-partikel tersebut tertarik oleh medan magnet bumi sehingga menuju ke wilayah kutub utara dan selatan. Partikel yang bertumbukkan menjadi terlalu 'energetik' dan memancarkan cahaya dalam berbagai warna ke langit bumi.

Meskipun fenomena ini terjadi dalam waktu yang lama, namun cahaya warna-warni hanya bisa dilihat jelas saat malam hari. Saat itu langit malam berubah warna menjadi merah muda diselingi warna hijau muda.

Efek cahaya yang menakjubkan ini bisa muncul karena posisi awan terus naik akibat terdesak oleh tekanan udara yang rendah. Awan-awan ini naik hingga ke lengkungan bumi dan kemudian terkena cahaya matahari. Cahaya yang mengenai awan tersebut dibiaskan menjadi warna merah spektrum. Indahnya!

0 komentar:

Poskan Komentar