Sabtu, 21 Januari 2012

APINDO BOHONG REVOLUSI BURUH 25,26,26 JANUARI 2012


JIKA APINDO BOHONG REVOLUSI BURUH 25,26,27 JANUARI 2012

"Jangan salahkan buruh, jika menggelar aksi lagi. Kami terus dibohongi."

Koordinator Aliansi Buruh Bergerak, Baris Silitonga mengatakan bahwa pihaknya bakal kembali melumpuhkan kota bila Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) tak juga mencabut gugatannya soal upah minimun kabupatan/kota di PTUN Bandung, Jawa Barat.

"Jangan salahkan buruh, jika menggelar aksi lagi. Kami terus dibohongi," tegasnya kepada Beritasatu.com, hari ini.

"Aksi bukan tujuan kami. Kami terpaksa," cetusnya.

Meski begitu, ungkapnya, buruh tetap berpikiran positif bahwa Apindo Bekasi memenuhi janjinya mencabut gugatan ke PTUN.

"Kami positif thinking saja. Kami pegang omongan mereka yang bakal mencabut gugatan ke PTUN," paparnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengatakan bahwa pihaknya tetap akan menunggu putusan PTUN soal gugatannya terhadap Surat Keputusan Gubernur soal upah 2012.

"Hal ini penting dilakukan agar terjadi win win solution untuk semua pihak dan ini bukan putusan tetap tapi cuma menunda, maka saya minta perusahaan membayar sesuai kesepakatan sampai ada putusan final, sambil menunggu saya nego agar mau menerma kenaikan yang dihasilkan oleh Dewan Pengupahan Nasional (DPN) sebesar 10, 15 dan 20 persen dari upah 2011," ujarnya.

Sofyan mengatakan, langkah Apindo mengajukan gugatan kepada PTUN terkait SK Gubernur tentang upah 2012 karena besaran upah itu memberatkan pengusaha kecil dan menengah yang jumlahnya mencapai 80 persen dari keseluruhan pengusaha yang ada di Jawa Barat.

"80 persen industri tidak bisa melaksankan SK Gubernur tentang upah 2012 dan meminta kami untuk bernegosiasi dan mem-PTUN kan, perusahaan besar bisa, tetapi kita harus bisa membela yang kecil (industri kecil dan menengah) ini," ujarnya.

0 komentar:

Poskan Komentar