Kamis, 28 April 2011

VIDEO WAWANCARA DENGAN MENTERI NII KW 9

















Maraknya pemberitaan soal perekrutan Negara Islam Indonesia (NII) membuat orang tua yang kehilangan anaknya semakin cemas.

Salah satunya adalah orang tua Muhammad Nusantara, mahasiswa fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Nusantara terakhir meninggalkan rumah orang tuanya di kawasan Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, sejak 31 Maret 2011 lalu.

"Dari keterangan orang tuanya, sebelum hilang dia sempat ada masalah dengan keluarga," kata AKP Danang Kuntadi, Kasat Reskrim Polres Sleman kepada VIVAnews.com.

Menurut penjelasan sang ibu, sebelum meninggalkan rumah, Nusantara meminta izin cuti kuliah kepada orangtuanya, namun dilarang. Ibu Nusantara was-was anaknya raib karena direkrut jaringan NII.

"Hingga saat ini, kami masih mengembangkan masalah ini," kata Danang.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UGM, Sentot Haryono, usai rapat koordinasi dengan pimpinan kampus se-DIY di Universitas Negeri Yogyakarta membenarkan ihwal salah satu mahasiswanya yang menghilang itu. Namun, kata dia, "Kami belum bisa menyatakan hilangnya mahasiswa itu karena cuci otak NII."

Dia menyampaikan pihaknya akan menghubungi orangtua Nusantara untuk menelusuri penyebab hilangnya mahasiswa tersebut. "Kami akan segera mengecek, apakah itu memang karena ada unsur penipuan dan ada pengaruh cuci otak oleh NII itu," ujarnya.

Sentot menambahkan pihaknya sedang mendalami kasus empat orang mahasiswa UGM yang diduga telah menjadi korban NII. Siapa identitas mereka, Sentot menolak menjelaskannya. "Untuk identitasnya rahasia," kata dia

0 komentar:

Poskan Komentar