Sabtu, 30 April 2011

KESESATAN NII SHOLAT 5 WAKTU TIDAK WAJIB


JAKARTA - Mantan Menteri Peningkatan Produksi Negara Islam Indonesia (NII), Imam Supriyanto mengakui, Islam yang sebenarnya bukanlah ajaran yang diajarkan oleh organisasinya dulu, (NII). Imam Supriyanto kini telah resmi keluar dari NII.

Kepada Tribunnews.com dalam perbincangan khusus, Imam menuturkan, banyak ajaran sesat dan menyimpang dari NII. Salat lima waktu, bukanlah sebuah keharusan yang wajib untuk dijalankan. Padahal, dalam Islam, salat lima waktu adalah wajib hukumnya.

"Salat ketika itu saya anggap hanyalah ritual saja, tidak wajib. Yang wajib adalah mencari sadaqoh, infak sana-sini. Dengan cara apapun, infaq harus saya dapat karena mereka yang bukan NII, kami anggap bukan Islam dan halal hartanya," cerita Imam.

Dari ceritanya itu, kemudian terungkap, para petinggi NII ternyata gemar minum redwine. Meminum redwine, dianggap halal dengan pemahamanan redwine adalah minuman anggur. Tanaman anggur banyak di surga.

"Kami meminum redwine karena anggur adalah tanaman yang menghiasi surga. Itu pemahaman kami dulu. Alhamdulillah, saya diberi petunjuk oleh Allah SWT, keluar dari NII," ungkap Imam.

Apa yang ia katakan, memang begitu adanya. Pengakuannya ini didasari atas rasa salahnya yang ketika itu merasa menjadi seorang pemimpin Islam. Namun, tak menjalankan Islam yang sebenarnya.

"Saya berdosa kalau tak menyampaikan apa adanya. Jangan sampai, ada yang mengikuti langkah salah saya ini," aku Imam.

Kini, Imam mengaku harus meniti perjalanan hidupnya dari awal lagi. Imam yang tinggal di Purwakarta, kini menjadi petani untuk menghidupi istri dan ke enam anaknya.

0 komentar:

Poskan Komentar