Selasa, 26 April 2011

AWAS NII TERENDUS BEROPERASI DI ITB.UPI DAN STT TELKOM BANDUNG

Bandung - Perekrutan anggota NII KW 9 secara bergerilya di lingkungan kampus di Bandung kembali menggeliat. Beberapa kampus yaitu ITB, UPI Bandung, dan STT Telkom melaporkan adanya kegiatan tersebut sejak enam bulan lalu.

Hal itu disampaikan Ketua Forum Ulama Umat Islam Indonesia (FUUI) Athian Ali saat jumpa pers dengan wartawan di Masjid Al- Fajr, Jalan Cijagra, Selasa (26/4/2011). "Kami mendapat laporan perekrutan di kampus kembali menggeliat. Paling aktif di ITB, sejak enam bulan lalu sudah ada," ujar Athian.

Selain ITB, Athian Ali juga mengaku mendapat laporan dari UPI dan STT Telkom. "Kalau Unpad belum terima laporan," kata Athian. Ketika ditanya sudah berapa banyak yang menjadi korban, Athian mengaku masih mendata jumlahnya.

Athian menjelaskan perekrutan di kalangan mahasiswa atau pelajar dari dulu polanya sama. Mereka masuk ke lingkungan kampus melalui kelompok keagamaan di kampus tersebut.

"Misalnya di ITB ke Masjid Salman. Nah kalau sudah ada mahasiswa yang kena, dua atau tiga orang, perekrutan akan lebih cepat masuk ke kampus. Sebab, setiap orang yang berhasil direkrut kan mereka harus merekrut kembali," jelas Athian.

Biasanya, kata Athian, para mahasiswa yang telah berhasil direkrut itu akan mengajak saudara atau teman kuliahnya. "Dengan pola seperti ini, masuknya NII ke kalangan kampus akan lebih gampang," ujarnya.

Berdasarkan data pada 2001, kata dia, sedikitnya ada 200 mahasiwa ITB yang di-DO gara-gara NII KW 9. "Mereka di-DO karena mereka tidak kuliah dan juga tidak pernah bayar uang kuliah," ungkapnya.

Untuk menghambat upaya perekrutan anggota NII di kalangan kampus dan sekolah, pekan ini FUUI akan mengundang para guru, dosen, dan orangtua di Masjid Al Fajr membahas mengenai NII KW 9. Direncanakan mantan anggota NII akan dihadirkan dalam pertemuan tersebut.

0 komentar:

Poskan Komentar