Selasa, 08 Maret 2011

KAMPUS UNM MAKASAR 4 GEDUNG DI RUSAK DAN 2 MOTOR DI BAKAR


Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung, Makassar, diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal. 4 Gedung dirusak dan dua motor dibakar.

Perusakan ini diduga terjadi pada pukul 04.30 Wita subuh tadi, Rabu (9/2/2011). Sebanyak 4 gedung di Fakultas Teknik, yakni Lab PKK, Lab Teknik, Lab Multimedia dan Lab Uji Bahan, dirusak massa penyerang.

Dua lab yaitu Lab Multimedia dan Lab PKK rusak akibat dilempar bom molotov sehingga terbakar di bagian depan dan jendela gedung. Beruntung api cepat dipadamkan hingga tidak meluas ke seluruh gedung.

Bukan hanya gedung saja yang dirusak massa. Dua motor di Fakultas Bahasa & Sastra ludes dibakar.

Menurut Pembantu Dekan III Fak Teknik, Andi Muhammad Idham, ia menerima laporan pada pukul 05.00 Wita dari petugas keamanan kampus bahwa beberapa Laboratorium Fak. Teknik terbakar. Ia pun datang ke kampusnya dan berusaha memadamkan api bersama beberapa pegawai lainnya yang tinggal tidak jauh dari kampus.
Belum diketahui siapa saja yang merusak 4 gedung di Fakultas Teknik dan membakar 2 motor di Fakultas Sastra, Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung, Makassar. Ada dugaan, pembakaran motor dan perusakan gedung dilakukan dua pihak yang berbeda.

Demikian keterangan Pembantu Dekan III Fak Teknik, Andi Muhammad Idham di lokasi kejadian, Rabu (9/3/2011). Idham menduga kejadian perusakan dimulai dari pembakaran 2 sepeda motor di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS).

Pelaku diduga melarikan diri ke arah Fakultas Teknik. Tidak lama berselang, sekelompok orang datang untuk menyerang Fakultas Teknik. Mereka lantas merusak beberapa gedung.

"Saya mendapatkan informasi, pelaku pembakaran motor mahasiswa FBS memakai baju kaos bertuliskan Teknik dan mereka lari menuju Fak Teknik. Akibatnya terjadilah perusakan oleh kelompok orang yang tidak kami kenal," pungkas Idham.

Idham menyangkal mahasiswanya terlibat tawuran dengan mahasiswa FBS pada waktu tengah malam buta. Sebab, lanjut Idham, tidak ada pertikaian sebelumnya yang melatarbelakangi peristiwa ini.

"Saya menduga ada provokator yang bermain dalam peristiwa ini, mahasiswa saya selama ini akur dengan tetangganya, mahasiswa FBS," tutur Idham.

Hingga saat ini, polisi dari Polsek Tamalate sudah melakukan olah TKP di beberapa gedung yang dirusak. Dua bangkai sepeda motor bebek Yamaha yang tergeletak di depan Gedung DH FBS diberi garis polisi dan menjadi tontonan mahasiswa baru saja datang untuk kuliah. Belasan polisi yang berseragam, maupun berpakaian sipil dari Polrestabes Makassar disiagakan di kampus pencetak guru ini.

0 komentar:

Poskan Komentar